BERANDA > LITERASI
INFOGRAFIS
/
KOMIK
/
KABAR
KPI Perlu Tetapkan Standar Tindak Lanjut Aduan
Redaksi / 21 Juli 2017

Pada Jumat, 14 Juli, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kembali menerima tim Rapotivi di kantornya yang bertempat di Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat. Pertemuan ini merupakan agenda rutin antara tim Rapotivi dan KPI Pusat dalam upaya menyampaikan aduan masyarakat atas tayangan televisi yang disampaikan melalui Rapotivi. Selain itu, pertemuan ini juga bermaksud kembali menagih tindak lanjut KPI atas aduan warga periode Juni 2016 – Juni 2017, yang telah disampaikan sebanyak 275 aduan.

Pertemuan dihadiri oleh 4 Komisioner KPI Pusat, yakni Hardly Stefano selaku Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran, Nuning Rodiyah, Mayong Suryo Laksono, dan Dewi Setyarini, tiga terakhir merupakan komisioner isi siaran. Pertemuan dibuka dengan paparan presentasi Rapotivi yang diwakili oleh Alinda Rimaya (Manajer Rapotivi). Dalam paparannya, Alinda Rimaya menjelaskan pada periode bulan April hingga minggu pertama bulan Juli ini, ada 270 aduan yang masuk ke Rapotivi. Sebanyak 94 aduan yang diterima dan diteruskan ke KPI Pusat, sisanya yakni sebanyak 176 aduan, ditolak.

Dari 94 aduan tersebut, isu politik adalah isu yang paling banyak diadukan oleh masyarakat dengan persentase 48%, disusul isu privasi 18%, kekerasan 16%, isu lainnya seperti tayangan iklan rokok, horor atau mistis sebesar 9%.

Sementara respon KPI atas aduan warga yang dikirimkan dari Rapotivi masih sangat kecil. Dari 94 aduan dikirimkan pada periode ini (April-Juli), hanya 19 aduan saja yang ditindak. Meski, ada peningkatan sebanyak 18% untuk jumlah aduan ditindak oleh KPI dari periode sebelumnya (Juni 2016 – Maret 2017) yang hanya 3%. Namun jumlah ini masih belum cukup bila dibandingkan dengan banyaknya jumlah aduan yang sudah diteruskan ke KPI yakni 275 aduan.

Peningkatan jumlah aduan yang ditindak ini sebagian besar disebabkan oleh sanksi yang dikeluarkan KPI pada iklan perindo di MNC Grup. Alinda Rimaya dalam paparannya menjelaskan bahwa pelanggaran iklan politik merupakan isu yang sejak beberapa bulan ke belakang kerap diadukan warga melalui Rapotivi. Ia mencontohkan misalnya aduan Handiari atas tayangan Obsesi 6 Juni 2017. Pada tayangan tersebut muncul running text yang merupakan bentuk promosi politik Hary Tanoe dan partai Perindo. Handiari menulis:

“Hary Tanoe sebagai pemilik media sepertinya tidak mengindahkan aturan yang dibuat oleh KPI dalam P3SPS. Beliau benar-benar menggunakan medianya untuk melakukan promosi terhadap diri maupun partainya. Dia muncul dalam running text tayangan Obsesi di Global TV, padahal itu diluar jadwal kampanye yang telah di tetapkan”.

Menanggapi paparan Rapotivi, Hardly Stefano, menjelaskan bahwa KPI telah melakukan tindak lanjut ke Lembaga Penyiaran terkait aduan yang masuk ke KPI. Tindak lanjut itu berupa sanksi, teguran serta dialog.

Komisioner lainnya, Nuning Rodiah menjelaskan lamanya tindak lanjut aduan juga disebabkan KPI belum memiliki prosedur standar waktu respon suatu aduan. Terkait aduan masyarakat melalui aplikasi Rapotivi, Nuning menyampaikan jika dalam 7 hari kerja KPI belum mengambil tindakan terkait aduan yang masuk, Nuning mengizinkan tim Rapotivi untuk mengambil keputusan sendiri, menyatakan aduan tersebut ditolak.

Menanggapi pernyataan Nuning, Heychael mengatakan bahwa Rapotivi tidak akan mengambil alih tugas KPI dalam mengambil keputusan soal aduan, Apabila sebuah aduan yang telah diteruskan ke KPI dan belum mendapat respon, maka selama apapun itu, status aduannya di aplikasi Rapotivi tidak akan berubah.

Di akhir pertemuan, Heychael menekankan pentingnya KPI memiliki mekanisme ataupun standar kerja untuk merespon aduan warga yang masuk ke KPI baik melalui Rapotivi maupun lewat kanal-kanal yang dimiliki KPI. Tanpa itu, ia khawatir warga akan kehilangan kepercayaan pada KPI sebagai lembaga yang mewakili publik dalam dunia penyiaran, tandasnya.

Sila undur presentasi lengkap kami disini. (RAPOTIVI/Iswar Ramadhan)

Kompilasi Aduan Warga 1 - 30 Juni 2017
07 Juli 2017
Kompilasi Aduan Warga 1 - 31 Mei 2017
12 Juni 2017
Kompilasi Aduan Warga 1 - 30 April 2017
09 Mei 2017
KNRP Luncurkan RUU Penyiaran Versi Publik
05 Mei 2017
Rapotivi Bawa 109 Aduan Warga Ke KPI
21 April 2017
Kompilasi Aduan Warga 1 - 31 Maret 2017
05 April 2017
Kompilasi aduan 1 - 28 Februari 2017
06 Maret 2017
Perlindungan, Anak-Anak, dan Televisi
21 Pebruari 2017
RAPOTIVI Resmi Terintegrasi Dengan LAPOR!
04 Pebruari 2017
Kompilasi Aduan 1 - 31 Januari 2017
02 Pebruari 2017
KPI Janji Tindak Lanjut Aduan Warga
27 Januari 2017
Televisi Dan Role Model Yang Ngawur
26 Januari 2017
Pengumuman Pemenang Lomba Poster Rapotivi 2016
11 Januari 2017
Kompilasi Aduan 1 - 31 Desember 2016
09 Januari 2017
Pengumuman Pemenang Lomba Notes Facebook Rapotivi
04 Januari 2017
RAPOTIVI - Ajakan Bergabung!
30 Desember 2016
Jabodetabek(isme) Penyiaran Indonesia
29 Desember 2016
Pemenang Lomba Sayembara Komik Rapotivi 2016
15 Desember 2016
Kompilasi Aduan Agustus - November 2016
15 Desember 2016
Lomba Desain Poster Rapotivi
26 November 2016
Pengumuman!
24 November 2016
"Membeli" Imaji Halal
21 November 2016
Lomba Menulis Notes di Facebook Rapotivi
13 November 2016
HATI – HATI HATE SPEECH
07 November 2016
Lomba Sayembara Komik Rapotivi
24 Oktober 2016
IZIN SIAR SEPULUH STASIUN TV SWASTA DIPERPANJANG
24 Oktober 2016
Sejarah Singkat Pertelevisian di Indonesia
24 Agustus 2016
Kompilasi Aduan 1 Juli – 31 Juli 2016
10 Agustus 2016
Apa Itu Izin Penyelenggaraan Penyiaran?
29 Juli 2016
Selamat Datang Komisioner KPI 2016-2019
26 Juli 2016
Kompilasi Aduan 1 Juni – 30 Juni 2016
18 Juli 2016
FTV dan 7 Jurus Cintanya
24 Juni 2016
Ketika Kekerasan “Direstui” dalam Sinetron Remaja
14 Juni 2016
Kompilasi Aduan 1 Mei - 31 Mei 2016
09 Juni 2016
Ada Apa Dengan Sensor?
27 Mei 2016
Kompilasi Aduan 1 April - 30 April 2016
16 Mei 2016
Dikepung Iklan Partai: Ini Pendidikan Politik?
02 Mei 2016
Kompilasi Aduan 1 Maret - 31 Maret 2016
18 April 2016
Sayembara Komik Rapotivi Hadir Kembali
13 April 2016
Kompilasi Aduan 1 Februari – 29 Februari 2016
18 Maret 2016
Apa Kata Pengguna Soal "Rapotivi"
02 Maret 2016
Kompilasi Aduan 1 Januari – 31 Januari 2016
22 Pebruari 2016
Kompilasi Aduan 1 Januari – 31 Januari 2016
22 Pebruari 2016
Kompilasi Aduan 1 Desember - 31 Desember 2015
08 Januari 2016
Tayangan Melanggar, Siapa yang Bertanggungjawab?
19 November 2015
Kompilasi Aduan 1 Oktober – 31 Oktober 2015
03 November 2015
Sanksi KPI Basa-Basi, Berpengaruhkah Aduan Kita?
21 Oktober 2015
Ajakan Bergabung: Relawan Staf Media Sosial
09 Oktober 2015
Kompilasi Aduan 1 September – 30 September 2015
06 Oktober 2015
Kompilasi Aduan 1 Agustus – 31 Agustus 2015
02 September 2015
Sayembara Komik Rapotivi
14 Agustus 2015
Privasi Diumbar, Siapa yang Dihibur?
13 Agustus 2015
Kompilasi Aduan 1 Juli - 31 Juli 2015
05 Agustus 2015
Car Free Day Rapotivi
31 Juli 2015
Selamat Kepada Para Penerima Hadiah Rapotivi
27 Juli 2015
Publik Mengadu, KPI Sedang Apa?
03 Juli 2015
Kompilasi Aduan 1 Juni – 30 Juni 2015
02 Juli 2015
Sponsor Tayangan yang Paling Banyak Diadukan
25 Juni 2015
Pentingnya Klasifikasi Usia dalam Program Siaran
19 Juni 2015
Lomba Menulis Notes di Facebook Rapotivi
08 Juni 2015
Kompilasi Aduan 1 Mei – 31 Mei 2015
04 Juni 2015
KPI, Lembaga Negara untuk Awasi Isi Siaran
29 Mei 2015
Dian Sukma Anidhita, Pengguna Rapotivi yang Aktif
27 Mei 2015
Pembatasan Tayangan Kekerasan untuk Lindungi Anak
22 Mei 2015
Kompilasi Aduan 21 April – 30 April 2015
05 Mei 2015
Mewawancarai Anak di Luar Kapasitas Berpikirnya
24 April 2015
Kompilasi Aduan 13 April – 20 April 2015
21 April 2015
Kita Tidak Menonton Tayangan TV dengan Gratis
17 April 2015
Kompilasi Aduan 8 April – 13 April 2015
14 April 2015
Kata-Kata Kasar di Televisi
10 April 2015
Komitmen KPI Terhadap Rapotivi
08 April 2015
Kompilasi Aduan 1 April – 7 April 2015
07 April 2015
Kompilasi Aduan 24 Maret – 31 Maret 2015
31 Maret 2015
TV Sehat, Peduli dengan Hak Anak
27 Maret 2015
Kompilasi Aduan 18 Maret – 23 Maret 2015
24 Maret 2015
Melindungi Anak dan Remaja, Iklan Rokok Dibatasi
20 Maret 2015
Kompilasi Aduan 10 Maret – 17 Maret 2015
18 Maret 2015
Ketika Kekerasan Jadi Bahan Utama Sinetron Remaja
13 Maret 2015
Kompilasi Aduan 3 Maret – 9 Maret 2015
10 Maret 2015
Jurnalisme Air Mata
06 Maret 2015
Kompilasi Aduan 18 Februari – 2 Maret 2015
04 Maret 2015
Umur Seminggu, Rapotivi Digunakan 583 Orang
02 Maret 2015
RAPOTIVI, Aplikasi Android untuk Adukan Tayangan
20 Pebruari 2015