KABAR
02 Maret 2015
Umur Seminggu, Rapotivi Digunakan 583 Orang

Sejak diluncurkan pada 21 Februari lalu, Rapotivi sudah digunakan oleh 583 pengguna dan 89 buah pengaduan yang masuk. Pesbukers (ANTV) adalah tayangan yang paling banyak diadukan, terutama atas pelanggaran Perlindungan Anak (Menampilkan kata kasar). Dalam episode 25 Februari 2015, misalnya, seorang kru Pesbukers melontarkan umpatan “tahi”. Selain Pesbukers, tayangan lain yang juga banyak diadukan adalah The Blusukan (Trans TV), Ganteng-Ganteng Serigala (SCTV), dan Dahsyat (RCTI).

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dalam acara peluncuran Rapotivi mengharapkan aplikasi ini bisa menjadi “whistle blower” serta menjembatani warga dengan KPI. Selain dihadiri oleh Rudiantara, rencananya acara tersebut juga akan dihadiri oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Namun, hingga hari pelaksanaan acara, KPI tidak memberikan konfirmasi atas kehadirannya meski Remotivi telah menghubungi lewat berbagai media komunikasi. Sebagai narasumber lain, Maman Suherman didaulat untuk membagi pengalamannya sebagai pekerja media.

Diskusi yang dihadiri sekitar 120 orang ini berjalan semakin seru saat berlangsungnya sesi tanya jawab. Banyak pertanyaan, saran, dan kritik yang diajukan oleh hadirin. Beberapa orang menanyakan tentang regulasi penyiaran serta kewenangan Kemkominfo dalam industri penyiaran serta program kerja untuk memperkuat KPI ke depan.

Acara peluncuran diakhiri dengan pembacaan nota kesepahaman antara Remotivi-KPI-Kemkominfo yang isinya mencakup komitmen bersama dalam memenuhi hak warga untuk bisa mendapatkan tayangan televisi yang sehat, benar, dan bermanfaat. Rudiantara bersedia menyetujui nota kesepahaman tersebut dengan permintaan adanya perbaikan redaksional. Dan untuk menindaklanjuti ketidakhadiran KPI, maka pada Selasa (24/2), tim Rapotivi telah mengirimkan permohonan audiensi kepada KPI melalui email dan fax. 

Kompilasi Aduan Warga 1 - 31 Juli 2017
Pada periode ini terdapat 20
Perbaikan Tayangan Televisi Dengan Boikot Iklan
Sebagai penonton, apakah kamu
KPI Perlu Tetapkan Standar Tindak Lanjut Aduan
Pada Jumat, 14 Juli, Komisi
Kompilasi Aduan Warga 1 - 30 Juni 2017
Kompilasi Aduan Warga 1