KABAR
27 Maret 2015
TV Sehat, Peduli dengan Hak Anak

Anak-anak tentu sangat suka duduk berlama-lama di depan televisi menyaksikan gambar bergerak yang tersaji di layar. Dalam Standar Program Siaran (SPS) Pasal 36 ayat 5 telah jelas menyebutkan bahwa program siaran anak-anak diutamakan disiarkan dari pukul 05.00-18.00 waktu setempat.

Namun, coba kita lihat tayangan televisi kita hari ini. Berapa banyak sinetron atau FTV yang ditayangkan di jam anak rentan menonton televisi? Berapa banyak infotainment yang mengangkat kehidupan pribadi para selebritas ditayangkan di jam anak?

Dalam infografis “Apa Kata Orang Tua tentang Televisi” yang diterbitkan Rapotivi kemarin, kita bisa melihat bahwa 59% orang tua mengatakan televisi berdampak negatif terhadap anak. Alasan terbesarnya karena tayangan televisi banyak memuat istilah dan adegan yang tidak sesuai anak seperti nikah siri, perceraian, selingkuh, dan sebagainya. Alasan lainnya menampilkan perilaku kekerasan, mengandung kata-kata kasar, menampilkan muatan supranatural, menampilkan tokoh berpakaian minim, dan lain-lain.

Semakin banyak tayangan-tayangan televisi yang tak ramah anak. Beberapa kartun yang awalnya ditujukan untuk anak pun ternyata kontennya tak layak untuk anak. Padahal P3SPS telah jelas mengatur hal-hal terkait perlindungan terhadap anak dalam produksi siaran televisi.

Misalnya dalam Standar Program Siaran (SPS) Pasal 36 serta UU Perlindungan Anak nomor 23 Tahun 2002 Pasal 3, menyebutkan bahwa program siaran anak dilarang menampilkan adegan kekerasan, kekuatan supranatural atau sejenisnya, hubungan asmara. Ini semua dinilai dapat mendorong anak belajar perilaku tidak pantas serta mengganggu perkembangan kesehatan fisik dan psikis mereka.

Sebagai orang tua, tentu kita tak ingin perkembangan psikis anak tergangung karena tayangan televisi yang tak sehat, bukan?

KPI Perlu Tetapkan Standar Tindak Lanjut Aduan
Pada Jumat, 14 Juli, Komisi
Kompilasi Aduan Warga 1 - 30 Juni 2017
Kompilasi Aduan Warga 1
Kompilasi Aduan Warga 1 - 31 Mei 2017
Pada periode ini terdapat 123
Kompilasi Aduan Warga 1 - 30 April 2017
Pada periode ini terdapat 71