KABAR
20 Maret 2015
Melindungi Anak dan Remaja, Iklan Rokok Dibatasi

Dalam komik Si Juki edisi Rokok, Jule bercerita saat ia menonton tayangan olah raga yang disiarkan di siang hari, ternyata tayangan tersebut disponsori oleh salah satu merk rokok. Jule baru menyadari bahwa iklan rokok, apapun bentuknya, hanya boleh ditayangkan pada pukul 21.30 – 05.00 waktu setempat. Tapi, produsen rokok sering mencuri-curi waktu untuk mengiklankan produknya sebelum waktu yang ditentukan dengan berbagai cara.

Sebagai contoh, seringkali produsen rokok mencuri waktu dengan menayangkan iklannya beberapa menit sebelum pukul 21.30. Tentu apapun alasannya, iklan ini tetap melanggar karena dalam Bab XXIII pasal 59 Standar Program Siaran (SPS) yang memuat tentang siaran iklan telah jelas menyebutkan bahwa:

  1. Program siaran iklan rokok hanya boleh disiarkan pada pukul 21.30 – 05.00 waktu setempat.
  2. Program siaran yang berisi segala bentuk dan strategi promosi yang dibuat oleh produsen rokok wajib dikategorikan sebagai iklan rokok.

Pasal 59 di atas hanya salah satu pasal yang mengatur tentang rokok yang terdapat dalam Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) dan Standar Program Siaran (SPS). Totalnya ada sekitar 8 bab di P3SPS yang mengatur tentang rokok dalam isi siaran. Rokok merupakan produk yang boleh beredar dengan bebas namun promosinya perlu diawasi dengan ketat. Promosi rokok hanya boleh disiarkan pada tayangan dengan klasifikasi D (Dewasa). Hal ini dikarenakan oleh salah satu faktor yaitu perlindungan terhadap anak dan remaja agar mereka tidak menjadi pecandu baru.

Mungkin kita pernah melihat tayangan, misalnya film atau konser musik dengan klasifikasi usia R (Remaja), disiarkan pukul 19.00 dan selesai pukul 22.00. Mau tidak mau remaja yang menonton tayangan ini masih sempat melihat iklan rokok yang disiarkan di jam 21.30. Secara ketepatan waktu untuk beriklan, iklan rokok ini tentu tidak melanggar tapi berpotensi ditonton oleh remaja.

Jika peraturan menyebutkan pukul 21.30 – 05.00 waktu setempat untuk menyiarkan iklan rokok, maka kita harus mengingat bahwa stasiun televisi yang bersiaran nasional, dari Sabang sampai Merauke, tersiar dalam 3 wilayah waktu. Jika stasiun televisi yang berpusat di Jakarta menayangkan iklan rokok di jam 05.00 WIB, sudah pasti di Bali saat itu pukul 06.00 WITA dan Tanjungpura pukul 07.00 WIT. Jadi, lebih tepatnya iklan rokok hanya bisa bersiaran antara pukul 21.30 – 03.00.

 

Kompilasi Aduan Warga 1 - 30 April 2017
Pada periode ini terdapat 71
KNRP Luncurkan RUU Penyiaran Versi Publik
Proses revisi regulasi yang
Rapotivi Bawa 109 Aduan Warga Ke KPI
Pada 19 April 2017, Komisi
Kompilasi Aduan Warga 1 - 31 Maret 2017
Pada periode ini terdapat 37